IMG_20201202_093241_copy_700x375

SOPPENG TODAY – Pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Soppeng di rangkaikan dengan Penandatanganan Surat Edaran Bupati Soppeng tentang “Satu Rekening Satu Pelajar (Kejas /One Student One Account (OSOA)”.

Berlansung kegiatan ini di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng, Kamis, 5/11/2020

Pjs Bupati Soppeng, Idham Kadir, S.Sos, M.Si, mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kab. Soppeng, dimana dalam sambutannya menjelaskan bahwa, TPAKD merupakan forum koordinasi antarinstansi dan stakeholders terkait yang dibentuk untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.

Sebagaimana diketahui kata Idham, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Soppeng sebelum pandemi covid 19 adalah 7, 69% dan dimasa pandemi covid 19 diprediksi 4,5% dengan finalisasi perhitungannya di akhir tahun 2020.

TPAKD lanjutnya, diharapkan mampu mendorong ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat dalam rangka mendukung perekonomian daerah dan juga mencari terobosan untuk membuka akses keuangan yang lebih produktif bagi masyarakat, begitu juga diharapkan dapat meningkatkan akses pengetahuan dan peran serta masyarakat dalam menggunakan produk dari jasa keuangan sehingga mereka tidak lagi berfikir untuk mencari akses lain yang tidak resmi didalammenambah modal mereka dengan bunga tinggi.

Pada kesempatan ini saya mengajak kepada perbankan agar terus menjalin kemitraan dengan pemerintah Kabupaten Soppeng agar perekonomian di kabupaten Soppeng bisa lebih meningkat lagi di masa yang akan datang, mari bekerja dan bersinergi agar program peningkatan perekonomian memberi manfaat bagi masyarakat Soppeng, ucapnya.

“Dengan ditandatanganinya surat edaran, tentang budaya menabung sejak dini maka saya menghimbau agar instansi terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Soppeng dan kepada Kementerian Agama Kab. Soppeng agar mewajibkan seluruh pelajar untuk memiliki rekening dengan target satu rekening 1 pelajar “One Student One Account” OSOA. Juga kepada TPKAD yang telah dikukuhkan untuk membantu menyukseskan kegiatan ini, karena ini juga merupakan salah satu kegiatan dari TPAKD,” ungkapnya

Sambutan Sekretaris Daerah Prov Sulsel, dalam hal ini dibacakan oleh Kepala Biro Perekonomian dan Pembangunan Prov. Sulsel, Dr. Since Erna Lamba memaparkan bahwa:

Pada kesempatan ini saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada bapak Pjs Bupati Soppeng atas dukungannya untuk melakukan pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Kabupaten Soppeng yang dilaksanakan pada hari ini, dimana kabupaten Soppeng merupakan daerah yang ke-23 melakukan pengukuran TPAKD.

Harapan kita dengan adanya TPAKD Kab. Soppeng yang telah dikukuhkan agar selesai meyusun program kerjanya terutama dalam kondisi pandemi Covid-19, hendaknya program kerja TPAKD di daerah justru lebih aktif, dengan Motto kita tetap produktif tetapi tetap memperhatikan protokol kesehatan, sehingga kita senantiasa tidak mengalami krisis ekonomi.

Oleh karena itu, kita harus senantiasa aktif dan fokus dalam pemulihan ekonomi untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional, serta untuk mengoptimalkan pelaksanaan program kerja pemerintah Kabupaten Soppeng wajib mendukung kegiatan TPKAD. sehingga harapan kami, bapak Bupati, bapak Sekda selaku tim anggaran bisa memperhatikan kendala-kendala program dari TPAKD, karena kegiatan TPAKD ini dibentuk dalam rangka kita menginginkan petani, peternak, nelayan dan UMKM, serta bagaimana kita mendukung ekonomi kereatif untuk menciptakan patiwisata di dearah/kota bisa bangkit. Dengan demikian, dibutuhkan dana untuk kegiatan tersebut, jadi kita harus meningkatkan UMKM kita berbasis Digital, apalagi dalam situasi saat ini.

Ada beberapa kegiatan yang dilakukan, pertama yaitu melakukan pendataan dan verifikasi data UMKM yang bergerak mensupport ekonomi kreatif, dengan harapan agar data yang diinput itu adalah data yang berkualitas sehingga bisa digunakan oleh perbankan.

“Yang Kedua yaitu, untuk mengurangi resiko yang kita kenal dengan MPL yang menurut OJK, maka kita menggandeng asuransi dengan harapan kita dalam dalam TPAKD, masyarakat bisa meningkatkan usahanya di sisi lain dari aspek perbankan juga mereka bisa mencapai target dengan tingkat risiko yang rendah sehingga masyarakat kita dapat lebih meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.

TPKAD Kab. Soppeng kami harapkan dapat bekerja dengan baik dan aktif untuk memfasilitasi pelaku usaha untuk memperoleh dukungan akses pembiayaan seluasnya-luasnya dari lembaga keuangan terutama perbankan, saya yakin dan percaya pertumbuhan ekonomi di Kab. Soppeng dapat lebih baik. Semoga sinergi kita bersama dengan TPAKD dapat memberikan dampak yang signifikan dalam upaya memulihkan perekonomian akibat Pandemi Covid-19, pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Surat Edaran tentang Budaya Menabung Sejak Dini di Kab. Soppeng, Penyerahan secara simbolis KUR kepada para pelaku usaha, serta penyerahan Cendramata oleh Bupati Soppeng kepada Kepala OJK Reg. 6 Sulampua (Sulawesi, Maluku dan Papua).

Yang turut hadir, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov Sulsel, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Sulsel, Para Anggota Forkopimda Kab. Soppeng, Sekretaris Daerah Kab. Soppeng, Para Asisten Lingkup Setda, Para Kepala SKPD lingkup Setda Kab. Soppeng terkait, Para Pimpinan Bank se Kab. Soppeng, Kepala Asuransi Jasindo Provinsi Sulsel, Pimpinan Pegadaian Kab. Soppeng, para Camat se Kab. Soppeng, TPAKD Kab. Soppeng. (**)