IMG-20200515-WA0043_copy_700x350

Soppeng Today – Tim gugus penanganan dan penanggulangan covid 19 menggelar Rapat koordinasi evaluasi di Aula Utama Makodim 1423/Soppeng, Jumat 15 Mei 2020

IMG-20200515-WA0042_copy_700x350

Rapat ini dipimpin oleh ketua 1 gugus tugas penanganan covid -19, Dandim 1423/Soppeng, Letkol Inf Richard Marihot Butarbutar, S.Ap, M.Tr.

Dandim 1423/Soppeng mengungkapkan bahwa data yang update Covid -19 masih mengalami peningkatan sehingga kita semua harus lebih cermat dan bekerja lebih keras.

Seluruh pendatang yang masuk ke Kabupaten Soppeng kata Dandim, harus terdata dan memiliki surat keterangan berbadan sehat dari daerah asal serta wajib meninggalkan identitas (KTP) untuk memudahkan pengendalian.

“Untuk yang di karantina adalah orang positif Covid-19 dan tidak memiliki surat keterangan berbadan sehat dari daerah asal, sesuai dengan surat edaran Bupati Soppeng terhitung mulai tgl 10 Mei 2020 akan diberlakukan karantina bagi pendatang yg masuk ke Soppeng,” pungkasnya.

Sementara, Sekertaris Daerah, Drs.H.Andi Tenri Sessu, mengatakan, pasar di laksanakan secara serentak sehingga mengurangi penumpukan masyarakat secara siknifikan pada satu pasar saja.

Pembagian sembako jelas Sekda, bukan dalam bentuk uang tetapi di berikan kupon dan mengambil barang di toko yang ditunjuk sesuai indeks dan kebutuhan.

“Pembagian Bantuan sosial tunai (BST) jangan sampai salah sasaran. Tes Sweb terhadap orang yang sudah terdaftar memiliki riwayat penyakit berjumlah 416 orang terdiri dari ABK dan para pendatang,” ungkap A. Tenri Sessu

Dalam rakoor ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Kapolres Soppeng, Kajari Soppeng, Kadis kesehatan, Kabadan kesbangpol, Kadishub, Staf Ahli Bupat Bidang Kemasyarakatan, Juru bicara penanganan covid 19, Anggota satgas penanganan covid-19, Kasatpol pp dan PMK, Kepala BKPDM, Kepala Dinas Peternakan dan Diskominfo. (**)