Screenshot_2020_0608_234348_copy_700x375

M.SOPPENG.TODAY – Gubernur Sulsel Prof Dr Nurdin Abdullah mengapresiasi Bupati Soppeng beserta jajarannya atas kerja keras dalam penanganan Covid 19 dan Soppeng satu satunya Kabupaten yang telah memiliki Polymerase chain reaction (PCR) alat Laboratorium Swab.

Hal ini diungkapkan Prof Dr Nurdin Abdullah M. Agr dalam kunjungan kerjanya di Media center Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Soppeng, Rabu (22/4/2020)

“Saya apresiasi kepada Bupati Soppeng H.A.Kaswadi dimana Soppeng satu satunya Kabupaten yang telah memiliki PCR , Ini ada hal yang luar biasa. Bisa jadi nanti jika Makassar kewalahan untuk uji Lab swab bisa dikirim ke Soppeng,” ujar Nurdin Abdullah.

Menurut Nurdin Abdullah, untuk memutus mata rantai virus Corona dibutuhkan disiplin dan kejujuran, kalau memang ada gejala segera laporkan dan periksakan diri, jangan ada yang disembunyikan demi kebaikan kita bersama.

“Saya meminta agar Bupati tidak mengijinkan adanya mudik lebaran karena dinilai bisa berdampak pada penyebaran virus dan kalau ada yang mudik langsung di karantina dulu selama 14 hari,” tegas Gubernur.

Sementara Bupati Soppeng HA. Kaswadi Razak dalam sambutannya melaporkan kondisi Soppeng pada Gubernur, Menyangkut adanya penambahan kasus ODP dan PDP itu karena banyaknya pendatang yang masuk ke Soppeng yang berasal dari zona merah,”

“Mengenai adanya Positif 1 orang dan meninggal 1 orang, Bupati Soppeng menjelaskan, bahwa “Yang Positif 1 orang itu adalah perwira ABK Lambelu yang ber KTP Soppeng namun belum pernah masuk ke Soppeng, sedangkan yang meninggal 1 orang adalah pasien gagal ginjal yang sudah sering bolak balik cuci darah di Makassar,”

Sedangkan Terkait salah seorang warga Donri Donri yang meninggal tambah Kaswadi, memang pasien tersebut ada riwayat TBC Namun pernah dikunjungi oleh keluarganya yang berasal dari Kalimantan, Inilah yang sementara juga kita jejaki,” ujarnya.

“Mengenai Jamaah Tabligh yang pernah ke Gowa, Kita akan panggil semua untuk di rapid tes, dan yang tidak patuh terpaksa kita gunakan manajemen tega dengan melibatkan Satpol PP dan TNI – Polri, sebab ini demi kebaikan kita bersama,”, pungkas A.Kaswadi. (**)