IMG-20201202-WA0034_copy_700x400

M.SOPPENG.TODAY – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah melakukan kunjungan ke lokasi Pertanian Tanaman Murbei di Turungeng Lappae desa Tottong Kec.Donri-Donri Kab.Soppeng, Sabtu (28/11/2020).

Kunjungan ini dimaksudkan, dalam rangka untuk melakukan peninjauan tanaman murbei, hal ini berkaitan dengan adanya program kerja Sulawesi Selatan untuk mengembalikan kembali kejayaan sutera.

Gubernur Sulawesi Selatan mengatakan, Ingin mengembalikan kejayaan murbei dan melihat beberapa jenis murbei yang ada di Kab Soppeng diantaranya murbei India, murbei Alba, Katayana ( jenis dari jepang), Multicaulis, Shalom (china) dan semua Jenis ini yang banyak dibudidayakan oleh petani sutera yang ada di Sulsel. Ada jg jenis macrora dan nigra tapi produktifitas daunnya rendah.

Pjs Bupati Soppeng yang dampingi Gubernur menyampaikan, dengan adanya kunjungan ini, tentunya Pemerintah Daerah ingin mengembalikan kejayaan sutra di Kabupaten Soppeng sehingga masyarakat dapat menikmati hasil dari tanaman murbei dan nantinya dapat kita pasok keluar daerah, seperti ke Kab Wajo dan daerah-daerah lainnya.

Dengan adanya kunjungan Gubernur Sulsel, harapan para petani dapat direalisasikan dengan cepat.

Pengusaha Sutra Alam Suherman menyampaikan bahwa, tahap 1 kami sudah melewatinya, untuk tahap ke 2 ini, proses tendernya sudah dua kali gagal karena untuk tender ini kita harus memiliki persediaan bibit sebanyak 25 % dari jumlah keseluruhan dan kami sudah cukup bersyarat untuk pemenuhan bibit ini dan pengadministrasiannya sudah terpenuhi, tapi yang menjadi kendala adalah sistem pengaploadtan data di sistem LPSE.

Lebih jauh dia menjelaskan, dilain pihak kami memiliki produk unggulan di Prov. Sulsel dan jika ini tertunda maka akan berpengaruh untuk bahan baku dan pengadaan mesin pemintalan sutra untuk tahun depan.

Kami sudah memberikan laporan ke Gubernur Sulsel, dan kebijakan kedepannya, proses ini akan tetap dilanjutkan sehingga diharapkan agar menyampaikan bukti-bukti administrasi fisik yang dimiliki, kemudian akan dibawa langsung ke LPSE Provinsi.

Insya Allah diakhir tahun ini, kami sudah memberikan persedian bibit dan kami bisa selesaikan pekerjaannya, dan senin depan kami akan melakukan koordinasi ke provinsi.

Soppeng mempunyai potensi dan masyarakat yang terampil sudah cukup banyak, sehingga Pemprov melirik Kabupaten Soppeng untuk pengembangannya.

“Dari pada impor benang, Soppeng punya potensi untuk meproduksi benang sendiri. Sehingga pemerintah kembali melestarikan budidaya ulat sutra,” pungkasnya. (**)